0
Comments
Teori Belajar-Teori Behaviorisme


Menurut  aliran  behavioristik,  belajar  pada  hakikatnya      adalah pembentukan asosiasi antara kesan yang ditangkap panca indra dengan kecemderungan untuk bertindak atau hubungan antara stimulus dan respons (R-S). belajar adalah upaya untuk membentuk hubungan stimulus dan respons sebanyak- banyaknya.

Teori-teori belajar yang termasuk ke dalam kelompok behavioristik diantaranya:


1.   Koneksionisme, dengan tokohnya Thorndike

2.   Classical conditioning, dengan tokohnya Pavlop


3.   Operant conditioning, yang dikembangkan oleh Skinner

4.   Systematic behavior, yang dikembangkan oleh hull

5.   Contiguous conditioning, yang dikembangkan oleh Guthrie

0
Comments
Pengertian Teori Belajar


Teori belajar berpangkal pada  pandangan hakikat manusia, yaitu hakikat manusia menurut pandangan john locke yaitu manusia merupakan organisme yang pasif. Locke menganggap bahwa manusia itu seperti kertas putih, hendak ditulisi apa kertas itu sangat tergantung pada orang yang menulisnya. Dari pandnagan ini muncul aliran belajar behavioristik-elementeristik.

Sedangkan menurut Leibnitz pandangan mengenai hakikat manusia adalah organism yang aktif. Manusia merupakan sumber daripada semua kegiatan. Pada dasarnya manusia bebas untuk berbuat, manusia bebas untuk membuat pilihan dalam setiap situasi. Titik pusat kebebasan ini adalah kesadarannya sendiri. Dari pandangan ini muncul aliran belajar yaitu belajar kognitif-holistik.