0
Comments
Teori Belajar-Teori Behaviorisme


Menurut  aliran  behavioristik,  belajar  pada  hakikatnya      adalah pembentukan asosiasi antara kesan yang ditangkap panca indra dengan kecemderungan untuk bertindak atau hubungan antara stimulus dan respons (R-S). belajar adalah upaya untuk membentuk hubungan stimulus dan respons sebanyak- banyaknya.

Teori-teori belajar yang termasuk ke dalam kelompok behavioristik diantaranya:


1.   Koneksionisme, dengan tokohnya Thorndike

2.   Classical conditioning, dengan tokohnya Pavlop


3.   Operant conditioning, yang dikembangkan oleh Skinner

4.   Systematic behavior, yang dikembangkan oleh hull

5.   Contiguous conditioning, yang dikembangkan oleh Guthrie