Menurut aliran behavioristik, belajar
pada hakikatnya
adalah pembentukan asosiasi antara kesan yang
ditangkap panca indra dengan
kecemderungan
untuk bertindak atau hubungan antara stimulus
dan respons (R-S). belajar adalah upaya untuk membentuk
hubungan stimulus
dan respons sebanyak-
banyaknya.
Teori-teori belajar yang termasuk
ke dalam kelompok behavioristik
diantaranya:
1. Koneksionisme,
dengan
tokohnya Thorndike
2. Classical
conditioning, dengan
tokohnya Pavlop
3. Operant conditioning, yang dikembangkan oleh Skinner
4. Systematic behavior, yang dikembangkan oleh hull
5. Contiguous conditioning, yang dikembangkan oleh
Guthrie